5. Kedudukan Orang Berilmu dalam Al-Qur'an
Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan seorang hamba menuju Tuhannya. Hukum menuntut ilmu adalah fardhu ain yaitu wajib bagi setiap umat muslim.
Ilmu dan amal adalah tujuan Allah swt. dalam penciptaan makhluk. Dan sebuah ibadah haruslah dikerjakan atas dasar ilmu yang bermanfaat, yang mendekatkan seorang hamba kepada Tuhannya. Dan sebuah ibadah haruslah dikerjakan atas dasar ilmu yang bermanfaat, yang mendekatkan seorang hamba kepada Rābb-nya. Barangsiapa yang berilmu kemudian mengamalkan ilmunya, berarti dia telah mewujudkan tujuan penciptaan dirinya dimurkai karena tidak beramal dan sesat karena tidak berilmu.
Di dalam ayat terakhir surat Al Fatihah tersebut, Allāh Ta’ala menyebutkan 3 golongan :
·Golongan yang diberikan nikmat, mereka inilah orang-orang yang berilmu kemudian mengamalkannya
·Golongan yang dimurkai, mereka adalah yahudi, berilmu tetapi tidak mengamalkan ilmunya
·Golongan yang sesat, mereka adalah nasrani, beramal tanpa dasar ilmu
Kemukjizatan
al-Quran jauh lebih hebat, namun adakah kita sebagai ummat nabi Muhammad ini
mengamalkan kitab wasiat darinya untuk panduan hidup kita? Di dalamnya terdapat
ilmu yang tidak terbatas dan tiada bandingnya. Oleh itu kembalilah diri kita
semua ke pada wasiat nabi yang agung itu.
1. Orang Alim
(berilmu) adalah lampu Allah di bumi.
2. Orang alim lebih
utama daripada orang yang berpuasa, mengerjakan shalat malam (tahajud), dan
yang berjihad di jalan Allah.
3. Orang alim
adalah yang mengetahui kemampuan dirinya, sementara seseorang dikatakan bodoh
jika dia tidak mengetahui kemampuan dirinya.
4. Orang alim
adalah yang mengetahui bahwa apa yang diketahuinya, jika dibandingkan dengan
apa yang tidak diketahuinya, sangatlah sedikit.
5. Kesalahan yang
dilakukan seorang alim seperti kapal yang karam, maka ia tenggelam dan
tenggelam pula bersamanya banyak orang.
6. Ketahuilah ! Sesungguhnya hamba-hamba Allah yang memelihara ilmu-Nya, menjaga yang dijaga-Nya dan memancarkan mata-air ilmu-Nya, saling bertemu dengan kecintaan, minum bersama dengan gelas pemikiran, dan pergi dengan meninggalkan bau harum.
Keutamaan-keutamaan Ilmu:
1. Ilmu adalah pusaka para nabi
2. Orang yang berilmu sudah pasti memiliki teman yang banyak
3. Ilmu semakin bertambah jika terus diamallkan
4. Ilmu tidak akan berkarat dan tidak rusak karena umur
4. Ilmu dapat menerangi hati dari jalan yang sesat
Islam mewajibkan kita menuntut ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk menuntut kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia.
Komentar
Posting Komentar